Rabu, 11 Desember 2013

AKU DAN LINGKUNGAN SOSIALKU



Oleh Novita Handayani
1102413110

Aku terlahir dari keluarga yang mempunyai jiwa sosial yang bisa dikatakan cukup tinggi. Bila ada perkumpulan tetangga, keluargaku tidak pernah absen. Orang tua selalu mengajarkan untuk selalu saling sapa pada tetangga karena tetangga merupakan keluarga terdekat kita selain saudara. Bila orang rumah pergi dan kita membutuhkan bantuan, tetangga lah yang pertama membantu kita. Namun itu semua adalah latar belakang keluargaku, bukan aku.
Kepedulianku terhadap lingkungan sosial sangatlah minim. Aku termasuk orang yang tidak suka mencampuri urusan orang lain bila memang orang itu tidak bercerita sendiri. Aku tidak begitu tertarik dengan organisasi-organisasi. Aku lebih sering sibuk dengan duniaku sendiri yang padahal aku tidak mempunyai kegiatan atau urusan yang dianggap penting. Aku tidak seperti kakak-kakak ku yang lain. Yang selau cerita semua masalah kepada keluarga. Aku lebih senang dan nyaman bila bercerita pada teman.
Di keluarga, aku terkenal dengan sosok yang pendiam, yang tidak suka banyak cerita terutama masalah pribadi. Karena akupun tidak suka mecampuri urusan kakak-kakak ku.
Keadaan ini berbanding terbalik dengan keadaan lingkungan sosial di sekolahku. Bila pada orang baru aku memang terlihat pendiam dan judes. Namun bila sudah kenal lama dan akrab, aku sangat cerewet. Tetapi tetap saja, bila berada di depan umum atau keramaian aku lebih sering diam.

Sukses bukan hanya dari kepintaran otak  kita saja, namun juga kepintaran dalam mencari teman (channel) dan beradaptasi dengan lingkungan. Karena dengan banyak teman berarti banyak pula channel yang kita dapat untuk dapat membantu kita dalam menjalankan kesuksesan kita.  Inilah yang membuatku ingin memulai belajar dari awal lagi tentang beradaptasi dengan lingkungan sosialku. Di perguruan tinggi ini aku mulai belajar dari awal lagi tentang kepedulian sosial agar kedepannya aku mendapat kemudahan untuk menuju kesuksesan.



Categories:

4 komentar:

  1. secuek-cueknya diri kita, kita tidak dapat hidup sendiri karena manusia itu makhluk sosial :D

    BalasHapus
  2. singkat tapi jelas :)
    kalimatnya gak muter-muter :D

    BalasHapus
  3. jadi orang jangan terlalu cuek, coba kalo ganti di cuekin gimana coba :D

    BalasHapus
  4. pemilihan kata katanya bagus gampang di pahami.
    Kesuksesan tak hanya lepas dari doa dan usaha kita tp juga orang2 yg membantu kita. Copy copy vit

    BalasHapus