Oleh Novita Handayani
1102413110
Dalam
sebuah kehidupan, pendidikan dirasa
sangat perlu dilakukan. Karena sejatinya manusia dilahirkan dalam kondisi yang
sangat lemah dan tidak berdaya. Selain susu dari ibu, setiap manusia juga
membutuhkan kasih sayang, perlindungan, dan pendidikan untuk melanjutkan
hidupnya.
Di
era modern sekarang ini, kecenderungan keluarga lebih mementingkan pendidikan duniawi daripada pendidikan
agama bagi anak-anaknya. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena jaman
sekarang para orang tua takut jika anak mereka nantinya tidak dapat bersaing
dalam mencari pekerjaan untuk masa depannya yang sekarang di dukung dengan
kemajuan teknologi yang sangat pesat. Namun apakah kemudian kita
mengesampingkan pendidikan agama ?
Sedangkan kehidupan yang sebenarnya adalah
kehidupan setelah kita melakukan kehidupan di dunia ini.
Pendidikan
agama perlu dilakukan agar kedepannya anak memperoleh pemahaman agama dengan
benar dan memahami segala bentuk perbedaan dari setiap agama yang ada. Selain
itu, pendidikan agama juga bermanfaat untuk menjaga agar anak terhindar dari bahaya
pengaruh negataif, karena dengan pendidikan agama, secara tidak langsung
mengajarkan agar anak kuat terhadap imannya dan selalu mengingat jika setiap
perbuatan yang dilakukan selalu dilihat oleh yang diatas dan akan dimintai
pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Untuk itu, untuk menyeimbangkan
kehidupan, ada baiknya jika kita menyeimbangkan antara pendidikan untuk dunia
dan pendidikan untuk akhirat kelak.
kesimpulannya kurang bagus.. benahi lagi
BalasHapustanpa pendidikan agama kita tdk akan jadi apa",, agar bisa menuntun msyarakat, kita hrs punya pilar agama dahulu
BalasHapus.bahkan ,agamaku saja hanya di KTP
BalasHapus.ada yg mau ngajarin aku soal agama :D
.dengan sukarela :)
pendapat mengenai orang tua yang beranggapan bahwa pendidikan formal lebih berguna untuk masa depan sangatlah kurang tepat, harusnya pendidikan formal dengan pendidikan agama diterima oleh anak secara seimbang.
BalasHapusmemang benar kehidupan sekarang lebih mengedepankan pendidikan"yang bersifat non keagamaan, tetapi jika kita melihat lebih panjang suatu kehidupan, pendidikan itu tidaklah sangat penting, mungkin hanya 30%. Yang selebihnya (70%) itu adalah pendidikan agama untuk bekal kita di akhirat kelak. Karena kehidupan di akhirat itu lebih panjang waktunya, sehingga kita harus memanfaatkan kehidupan di dunia ini untuk bekal di akhirat, salah satunya dalam pendidikan agama di sekolah (Kampus).
BalasHapus