Selasa, 10 Desember 2013

Sudahkah kita hidup ‘bermasyarakat dan bersosialisasi’...?



Kita semua tentu tahu bahwa kita hidup tidak hanya menjadi makhluk individu, namun juga sebagai makhluk sosial. Nah, makhluk sosial itu makhluk yang gimana sih? Manusia sebagai makhluk sosial artinya setiap manusia saling membutuhkan satu sama lain. Membutuhkan di sini adalah membutuhkan dalam arti positif. Misal saja, kita saling bersosialisasi antara satu dengan yang lainnya akan membentuk suatu interaksi yang kuat untuk mengenal kepribadian manusia lain. Manusia yang mampu menjalankan komunikasi yang baik dengan lingkungan di sekitarnya adalah merupakan ciri manusia yang mudah bersosialisasi.
Tau ga teman? Dulu Aristoteles pernah berkata gini: “bahwa makhluk hidup yang tidak hidup dalam masyarakat ialah sebagai seorang malaikat atau seorang hewan”. Nah, kita kan tau kalau kita ini makhluk hidup..tapi pertanyaannya adalah “Sudahkah kita hidup dalam masyarakat?”. Hidup dalam masyarakat artinya hidup dengan saling berinteraksi dan bersosialisasi dengan tetangga dan teman-teman kita. Untuk apa sih semua itu penting dilakukan? Karena tentu saja manusia tak bisa hidup tanpa bantuan manusia yang lainnya. Misal saja kita sedang ada masalah..dengan adanya interaksi dan sosialisasi dengan tetangga kita, akan mempermudah kita dalam memecahkan masalah tersebut. 

Aku juga udah ngerasain dampak positif ‘hidup dalam masyarakat’. Dengan banyak menjalin hubungan dengan orang lain, dengan banyak bersosialisasi dengan orang lain, aku jadi mempunyai banyak relasi. Jika ada masalah, aku juga bisa curhat curhat sama mereka..saling ngritik dan ngasih saran yang membangun.
Teman-teman, sudahkah kalian bersosialisasi dan hidup bermasyarakat? Hidup bermasyarakat sangat penting lho. Tentunya kita ga mau kan hidup seperti di dalam tempurung. Sendirian dan ga ada teman, terkurung dalam kegelapan? So, ayo kita perbaiki hubungan kita dalam bermasyarakat jika masih kurang maksimal dalam menjalin hubungan. :)

14 komentar: