oleh : Tina Rosiana
Nim : 1102413121
Mengapa seseorang perlu agama? Ini adalah pertanyaan yang sering kali ditanyakan seseorang
dalam hidupnya. Terkadang rumitnya persoalan hidup yang dialami seseorang
menimbulkan banyak pertanyaan pentingnya sebuah agama dalam mengendalikan hidup
manusia. Saat banyak orang menganut sebuah agama,
tetapi seolah agama tidak dapat
memberikan solusi terhadap masalah dalam hidup. Kebohongan dan kerakusan yang
sekarang menjamur di semua kalangan masyarakat, menjadikan agama untuk berperan dalam kehidupan manusia. Karena agama atau kepercayaan akan tetap ada
apabila diamalkan dalam kehidupan manusia secara terus-menerus.
Manusia merupakan tempat makhluk tempat dari semua
kekurangan dan keterbatasan, kita tidak dapat menyalahkan semua permasalahan dalam
hidup seseorang begitu saja terhadap agama.
Ketika kita orang yang memiliki agama
melakukan kesalahan yang jelas dilarang agama,
karena itulah seolah agama tidak
dapat mengendalikan sifat buruk manusia padahal manusia itu sendiri yang melanggar
semua ketentuan agama. Maka dengan
adanya agama stabilitas pada diri
seseorang terjaga, sehingga agama
atau kepercayaan berperan penting dalam fungsi edukasi, penyelamat, perdamaian,
dan kontrol dalam kehidupan manusia.
Agama secara
alamiah keyakinan atas Yang Maha Kuasa. Agama
adalah satu-satunya media yang menghubungkan manusia dengan sang pencipta,
dengan agama atau kepercayaan
manusia mampu mencapai hal yang lebih baik dalam hidupnya. Manusia tidak akan
mudah menyerah dengan segala kesulitan hidup yang dialaminya, karena dengan
bertahan dan menyelesaikan tantangan hidup di dunia manusia yang beragama akan memiliki keyakinan akan
balasan dan palaha yang diterimanya setelah
mati.
Agama bukan
hanya sebuah keyakinan dan pemahaman tanpa tindakan, tetapi agama adalah keseluruhan antara
keyakinan dan tindakan yang saling melengkapi. Untuk itu manusia dituntut untuk
memeliki watak dan karakteristik yang berbeda dengan orang yang tidak meyakini agama, karena agama adalah penuntun atau pengendali arah hidup manusia. Maka agama harus menjadi sumber dari segala
sumber. Oleh karena itu apapun yang dilakukan manusia harus dilandaskan atas
nilai-nilai yang ada didalam agama.
Segala perbuatan yang berkaitan dengan diri sendiri ataupun sosial kita namakan
sebuah ibadah dengan niatan untuk mencari ridho illahi, bukan hanya untuk
kepentingan duniawi belaka.
TUHAN Mempunyai kebijakan yang #RELATIF untuk dirinya sendiri TAPI Kebijakan itu MUTLAK untuk makhluknya karena TUHAN bukan makhluk #RELATIF #AGAMATUHAN bukan #AGAMAMANUSIA
BalasHapusartikel bermanfaat (y)
BalasHapusLoh ko keyword nya banyak banget, cukup 1 keyword aja untuk satu paragraf mba :)
BalasHapusbagus-bagus malah jadi terinspirasi serta menjadi selalu mengingat Tuhan Yang Maha Esa
BalasHapusBagus sekali, :)
BalasHapus