Halimatus Syadiyah
1102413088
Fase perkembangan stasus
sosial di dunia anak-anak dalam mendapatkan kawan bermain dan sahabat baik dilingkungan
sekolah maupun di lingkungan luar sekolah berbeda dengan pengertian
persahabatan yang dijalin oleh orang dewasa. Bagi orang dewasa persahabatan
merupakan suatu ikatan relasi dengan orang lain, di mana dibutuhkan
kepercayaan, pengertian, pengorbanan dan saling membantu satu sama lainnya yang
kemudian terjalin dalam rentang waktu yang cukup lama. Sedangkan dunia
anak-anak tidak seperti apa yang terjadi pada orang dewasa, dalam dunia
anak-anak persahabatan terjalin tidak dalam rentang waktu yang lama, biasanya
bila terjadi masalah kecil dalam jalinan persahabatan anak ini dapat terputus.
Arti persahabatan dan kawan bermain di dalam dunia
anak-anak :
·
Teman untuk Bermain (anak usia 5-7
tahun)
Teman
adalah seseorang yang mempunyai mainan menarik yang tempat tinggalnya dekat
dengan tempat tinggal mereka dan memiliki ketertarikan yang sama. Bagaimanapun
kepribadian sang teman tidaklah menjadi sebuah masalah, yang terpenting bagi
mereka adalah kegiatan dan mainan apa yang mereka miliki. Persahabatan anak usia ini bisa terputus apabila ada salah seorang diantara mereka ada yang tidak mau
bermain lagi dengan anak lainnya karean merasa bosan dan jenuh, persahabatan
mereka cepat terputus dan cepat pula kembali begitu saja.
·
Teman untuk
Bersama (teman bermain dan membangun kepercayaan anak)
Pada anak usia antara 8-10 tahun, pengertian teman sedikit lebih luas dari
pengertian yang pertama. Arti teman bagi mereka memiliki perasaan saling
percaya, saling membutuhkan dan saling mengunjungi. Persahabatan mereka akan
putus bila timbul masalah, seperti salah satu diantara mereka ada yang
melanggar janji, ada yang terkena gosip dan jika salah satu diantara mereka ada
yang tidak mau membantu disaat temannya membutuhkan bantuan.
Dalam usia
ini, seorang anak tidak akan mudah untuk menjalin persahabatan. Mereka cenderung
akan menjalin persahabatan saat mereka saling mengenal dengan baik. Persahabatn
yang dijalin bisa saja sampai mereka dewasa atau juga bisa terputus.
·
Persahabatan
yang Penuh dengan Saling Pengertian (anak usia 11-15 tahun)
Teman merupakan tempat untuk berbagi pikiran, perasaan dan pengertian. Persahabatan yang terjalin sangat
pribadi, ini dikarenakan seorang anak pada usia ini sedang mengalami masa-masa
pubertas yang memicu munculnya permasalahan psikologis, seperti depresi, rasa
takut, prolem di rumah, atau problem keungan yang terjadi pada mereka. Terkadang
mereka lebih memahami masalah tersebut dibandingkan orang tua mereka sendiri. Persahabatan
yang terjalin bisa berubah seiring dengan berjalannya usia mereka yang awalnya
hanya teman bermain berubah menjadi teman berbagi kepercayaan dan teman berbagi
emosi. Persahabatan bisa terputus apabila salah seorag diantara mereka ada yang
pindah rumah atau pindah sekolah.
Agar anak tidak terjerumus
dalam pergaulan yang salah, setiap perkembangan anak didalam lingkungan harus
kita awasi. Pada fase perkembangan anak, beberapa orang tua seringkali tidak
sabar dan seringkali membentak anaknya yang susah diatur. Padahal dalam fase
ini anak sedang berkembang untuk memahami apa isi dunia luar melalui proses
perkembangan psikologis.
Dalam fase ini anak-anak
sedang menemukan jati dirinya. Sehingga pada fase ini anak-anak seringkali
berbicara pada tumbuhan, benda-benda, bintang, maupun yang lainnya. Namun ini
tidak berarti bahwa anak tersebut menyandang gelar sebagai seorang yang
abnormal. Ini semua disebabkan karena imajinasi sang anak yang sedang
berkembang.
Selain itu pada fase ini
pengawasan orang tua terhadap anak sangat diperlukan, karena pada fase ini anak
membutuhkan bimbingan dan penjelasan terhadap apa yang belum diketahui olehnya.
Orang tua harus selalu jujur, sabar dan memberikan penjelasan yang mudah
dimengerti oleh anak-anaknya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
bagus :)
BalasHapusHehehe,,, makasih, Adhe... :)
BalasHapusSetuju banget deh sma postingannya. persahabatan yang dijalin anak2 emang berbeda dengan persahabatan yang dijalin orang dewasa. tapi masa ini juga bisa jadi cerminan dimasa dewasanya kelak. anak yang cenderung diam, dia akan sulit punya banyak teman, begitu sebaliknya. maka dari itu, peran orang tua juga sangat penting untuk membantu menumbuhkan kepribadian anak dengan baik :)
BalasHapuspostingan yang bagus.. lanjutkan!
BalasHapus