Sabtu, 21 Desember 2013

PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK DALAM KEHIDUPAN SOSIAL


Halimatus Syadiyah
1102413088

Fase perkembangan stasus sosial di dunia anak-anak dalam mendapatkan kawan bermain dan sahabat baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan luar sekolah berbeda dengan pengertian persahabatan yang dijalin oleh orang dewasa. Bagi orang dewasa persahabatan merupakan suatu ikatan relasi dengan orang lain, di mana dibutuhkan kepercayaan, pengertian, pengorbanan dan saling membantu satu sama lainnya yang kemudian terjalin dalam rentang waktu yang cukup lama. Sedangkan dunia anak-anak tidak seperti apa yang terjadi pada orang dewasa, dalam dunia anak-anak persahabatan terjalin tidak dalam rentang waktu yang lama, biasanya bila terjadi masalah kecil dalam jalinan persahabatan anak ini dapat terputus.
Arti persahabatan dan kawan bermain di dalam dunia anak-anak :
·         Teman untuk Bermain (anak usia 5-7 tahun)
Teman adalah seseorang yang mempunyai mainan menarik yang tempat tinggalnya dekat dengan tempat tinggal mereka dan memiliki ketertarikan yang sama. Bagaimanapun kepribadian sang teman tidaklah menjadi sebuah masalah, yang terpenting bagi mereka adalah kegiatan dan mainan apa yang mereka miliki. Persahabatan anak usia ini bisa terputus apabila ada salah seorang diantara mereka ada yang tidak mau bermain lagi dengan anak lainnya karean merasa bosan dan jenuh, persahabatan mereka cepat terputus dan cepat pula kembali begitu saja.
·         Teman untuk Bersama (teman bermain dan membangun kepercayaan anak)
Pada anak usia antara 8-10 tahun, pengertian teman sedikit lebih luas dari pengertian yang pertama. Arti teman bagi mereka memiliki perasaan saling percaya, saling membutuhkan dan saling mengunjungi. Persahabatan mereka akan putus bila timbul masalah, seperti salah satu diantara mereka ada yang melanggar janji, ada yang terkena gosip dan jika salah satu diantara mereka ada yang tidak mau membantu disaat temannya membutuhkan bantuan.
Dalam usia ini, seorang anak tidak akan mudah untuk menjalin persahabatan. Mereka cenderung akan menjalin persahabatan saat mereka saling mengenal dengan baik. Persahabatn yang dijalin bisa saja sampai mereka dewasa atau juga bisa terputus.
·         Persahabatan yang Penuh dengan Saling Pengertian (anak usia 11-15 tahun)
Teman merupakan tempat untuk berbagi pikiran, perasaan dan pengertian. Persahabatan yang terjalin sangat pribadi, ini dikarenakan seorang anak pada usia ini sedang mengalami masa-masa pubertas yang memicu munculnya permasalahan psikologis, seperti depresi, rasa takut, prolem di rumah, atau problem keungan yang terjadi pada mereka. Terkadang mereka lebih memahami masalah tersebut dibandingkan orang tua mereka sendiri. Persahabatan yang terjalin bisa berubah seiring dengan berjalannya usia mereka yang awalnya hanya teman bermain berubah menjadi teman berbagi kepercayaan dan teman berbagi emosi. Persahabatan bisa terputus apabila salah seorag diantara mereka ada yang pindah rumah atau pindah sekolah.
Agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah, setiap perkembangan anak didalam lingkungan harus kita awasi. Pada fase perkembangan anak, beberapa orang tua seringkali tidak sabar dan seringkali membentak anaknya yang susah diatur. Padahal dalam fase ini anak sedang berkembang untuk memahami apa isi dunia luar melalui proses perkembangan psikologis.
Dalam fase ini anak-anak sedang menemukan jati dirinya. Sehingga pada fase ini anak-anak seringkali berbicara pada tumbuhan, benda-benda, bintang, maupun yang lainnya. Namun ini tidak berarti bahwa anak tersebut menyandang gelar sebagai seorang yang abnormal. Ini semua disebabkan karena imajinasi sang anak yang sedang berkembang.
Selain itu pada fase ini pengawasan orang tua terhadap anak sangat diperlukan, karena pada fase ini anak membutuhkan bimbingan dan penjelasan terhadap apa yang belum diketahui olehnya. Orang tua harus selalu jujur, sabar dan memberikan penjelasan yang mudah dimengerti oleh anak-anaknya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Categories:

4 komentar:

  1. Setuju banget deh sma postingannya. persahabatan yang dijalin anak2 emang berbeda dengan persahabatan yang dijalin orang dewasa. tapi masa ini juga bisa jadi cerminan dimasa dewasanya kelak. anak yang cenderung diam, dia akan sulit punya banyak teman, begitu sebaliknya. maka dari itu, peran orang tua juga sangat penting untuk membantu menumbuhkan kepribadian anak dengan baik :)

    BalasHapus
  2. postingan yang bagus.. lanjutkan!

    BalasHapus